I’m becoming more silent these days. I’m speaking less and less in public. But my eyes, god damn, my eyes see everything.
— (via mesmarie)

10 hours ago with 141,290 notes
originally c0ntemplations

Kepada Tuan #26

Untuk segala sesuatu yang selalu menuntut penjelasan, tentang wangi - aku masih bisa menjelaskan. Aku senantiasa menyimpan wangi yang teruap dalam panas diri orang-orang yang aku sayangi. Tak selalu berupa parfum, terkadang juga peluh yang tercium. Lantas aku menyimpannya di dalam saku atau mengikatnya bersama gelang di pergelanganku.

Kamu; satu dari beberapa orang yang aku sayangi. Peluhmu tak bisa aku beli, maka parfummu aku cari. Bukan untuk menyihir atau mengelabui kamu, tapi hanya untuk menemani aku. Kamu tahu sendiri, aku gemar pada kesendirian tapi untuk merasa sendiri, aku enggan. Memang ini menggelikan atau bahkan menjijikkan. Tapi kamu akan paham, setidaknya saat kita tak lagi berdampingan dan saling meninggalkan - meskipun aku tak pernah berencana demikian.

Lantas, kalau kamu akan paham, apakah aku sudah paham? Tentu sudah, Tuan. Dalam sebuah perjalanan, pernah terendus wangi seseorang yang sudah lama aku tinggalkan. Wangi yang sama tapi sosoknya beda. Wangi yang akhirnya memperbaiki keadaan. Bagaimana bisa? Tentu saja bisa. Kamu belum tahu saja ;)


Juli, 26
Mau bilang “ada-ada aja kamu ini”, ya? Hahaha.
Elsa Syefira Qhoirunnisa


12 hours ago with 6 notes

wordsto-remember:

Lolita by Vladimir Nabokov

wordsto-remember:

Lolita by Vladimir Nabokov


Jagat Raya Milik Kekasihku

Serupa lanskap alam; keindahan terwujud dalam perpaduan. Perahu hanyalah perahu bila hanya perahu. Danau hanyalah danau bila hanya danau. Begitu pula dengan eceng gondok dan daratan di tepian. Juga langit yang tersobek senja dan pepohonan.

Semenjak Tuhan menggariskan kita pada pertemuan, aku ingin berpadu demi keindahan. Aku tolak bila aku hanya menjadi aku, sebab di dalam aku ada kamu. Penuh rela dan suka cita, terseretlah aku ke dalam jagat yang berbeda tapi raya juga. Jagatmu.

Aku menjadi baru selepas terbaur dalam rotasimu. Baru bagi diriku, pun baru bagi makhluk hidup dalam jagatmu. Ini aku dalam penyaksian. Kulit terkikir seni, lidah tersulam bangsat, gerak terpahat durhaka. Telah menetap sarkasme dan pemberontakan seraya dunia tapi tak lantas menjadikan aku sebagai pusat perhatian anyar di dalamnya.

Barangkali aku terlalu kecil di sini, di gegap gempita seagung ini. Tapi aku tak hilang nyali menjadi diri sendiri hingga satu peristiwa menjadikan aku sebesar pesta. Kamu menyebutku bidadari tapi mereka menyebutku pelacur. Aku tertawa sekeras yang aku bisa, sebab ternyata aku dan lalumu bukan dari jagat yang sama. Aku berbangga dan mereka diam keheranan.

Jagatmu indah, Sayang.


Juli, 2014
Elsa Syefira Qhoirunnisa


1 day ago with 6 notes


1 day ago with 1,412 notes
originally picsandquotes

Kita Seharusnya Menerima Kita

Mustahil kaca pada etalase selamanya rata
Mustahil garis dari mistar selamanya lurus
Mustahil mata selamanya ada dua

Kita; sepasang putaran semesta
Bila putaran beda, seharusnya tak apa
Begitu, bukan?


Juli, 2014
Elsa Syefira Qhoirunnisa


1 day ago with 1 note


1 day ago with 17,211 notes
originally inoffensus

nessalass:

You can’t tell a bulimic person to keep it in.
You can’t tell an anorexic person to just eat.
You can’t tell a depressed person to just be happy.
You can’t tell a suicidal person how good they have it in life.
You can’t tell a schizophrenic person “it’s all in your head.”
You can’t tell a person with social anxiety to just get out there, have fun, socialise!
Just don’t.
Ever.


1 day ago with 15 notes
originally nessalass

savantbassoonalchemist:

maxkirin:

You need to understand this.

Although I have a lot of followers, I have a really good memory for people. If you sent me a sweet message, if you added a cool comment to one of my posts, or if you just reblog my stuff all the time, I probably remember your face/avatar/url and smile to myself every time I see you in my activity tab.

This is just what i needed right now


1 day ago with 4,861 notes
originally maxkirin

Meski kau melihatku seperti sesosok bidadari, atau bahkan seseorang yang patut diludahi, aku tetap manusia biasa yang terluka dan ditakdirkan binasa.
— Ayu Alfiah “Jonas”

1 day ago with 10 notes

theme by heloteixeira