2 hours ago with 2,826 notes
originally my-teen-quote

Hingga akhirnya, seindah-indahnya alasan adalah selemah-lemahnya perasaan. Benarkah demikian?

3 hours ago with 3 notes

Pada cinta dan tabah, kita dipisah dengan dan karena. Aku mencintaimu dengan tabah. Kamu mencintaiku karena tabah.

3 hours ago with 1 note

Terkisah sakral yang tak usah dirayakan besar-besaran. Ialah aku; suka rela mendamba kita, tanpa dibatas usia di dunia.

3 hours ago with 1 note

Jadi, Bersamanyalah

pratiwisya:

elsasyefira:

Ia sangat cantik. Jadi, bersamanyalah.
Ia tahu bagaimana caranya memoles wajah dengan baik, tersenyum manis, dan membuatmu istimewa.
Sedang saya, menabur bedak di wajah sendiri saja tidak lihai. Tersenyum dengan baik pun, tidak bisa. Apalagi menganggapmu istimewa, saya sangat tidak bisa.

Ia…

ini namanya terlalu ikhlas :’( I can’t

Terlalu memang sering terlalu. Terlebih pada cinta dan ikhlas, atau cinta dan tak mau lepas.


4 hours ago with 3 notes
originally elsasyefira

Mata bersaksi bahwa kau telah mendua, lalu hati bagai kena parang bermata dua.

4 hours ago with 3 notes

Ketika segala luka kembali terbuka, aku bertanya-tanya: sebenarnya apa yang akan masuk padanya? Lalu apa yang akan menutupnya? Tanpa sementara.

4 hours ago with 1 note

Jadi, Bersamanyalah

Ia sangat cantik. Jadi, bersamanyalah.
Ia tahu bagaimana caranya memoles wajah dengan baik, tersenyum manis, dan membuatmu istimewa.
Sedang saya, menabur bedak di wajah sendiri saja tidak lihai. Tersenyum dengan baik pun, tidak bisa. Apalagi menganggapmu istimewa, saya sangat tidak bisa.

Ia wanita cerdas. Jadi, bersamanyalah.
Beberapa persoalan bisa diselesaikan dengan baik. Ia dewasa dan sistematis, tidak individualis. Juga manis.
Lihat saya, betapa masih sering mengeluh dan berpura-pura tidak bersedih. Kau bisa menyebutnya munafik, naif, atau bodoh. Terserah.

Ia penuh perhatian. Jadi, bersamanyalah.
Setiap pagi, yang diingatnya hanya kau. Di dalam otaknya, ada bagian yang sengaja diciptakan Tuhan hanya untuk memikirkanmu.
Berbeda dengan saya. Saya tak peduli apakah kau sudah makan atau belum, sakit atau sehat, dan apakah kau benar atau salah. Terserah. Saya hanya mampu menutup mata.

Dia wanita seutuhnya.
Saya bukan siapa-siapa.
Jadi, bersamanyalah.


Oleh:
Ayu Alfiah “Jonas”


4 hours ago with 3 notes

Aku tiba di ruang tersulit dari mencintaimu; melupakan. Melupakan bahwa aku mencintaimu. Melupakan bahwa kamu tidak mencintaiku.

10 hours ago with 20 notes

theme by heloteixeira